https://uni.sesc.com.br/rajaslot303/https://siakad.borobudur.ac.id/daftar/https://kinerja.umpo.ac.id/assets/product/https://singbar.singkawangkota.go.id/img/sgacor/
Wisata Religi di Makam Raja Pasir Belengkong akan Ramai Dikunjungi Peziarah saat Lebaran Hari Kedua - Kecamatan Paser Belengkong
Wisata Religi di Makam Raja Pasir Belengkong akan Ramai Dikunjungi Peziarah saat Lebaran Hari Kedua

Wisata Religi di Makam Raja Pasir Belengkong akan Ramai Dikunjungi Peziarah saat Lebaran Hari Kedua

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Makam para raja atau sultan Paser Kerajaan Sadurengas di Kecamatan Pasir Belengkong, bakal ramai dikunjungi peziarah.

Hal itu telah menjadi kebiasaan masyarakat Paser maupun luar daerah.

Kawasan makam dengan luas lahan kurang lebih 5 hektare, yang mana juga bersebelahan dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasir Belengkong.

Setelah memasuki gerbang pada bagian kanan, peziarah sudah diberikan edukasi, di mana berdiri tugu nama-nama raja yang dimakamkan, lengkap dengan silsilah keturunannya.

Berjalan memasuki areal pemakaman, peziarah bakal melihat makam raja dilengkapi dengan papan nama masa pemerintahan dan wafatnya.

Sudarmin, salah satu peziarah mengatakan, pada hari-hari biasa, area makam tampak sunyi, termasuk Ramadan 1442 H ini.

"Hanya beberapa orang saja yang nyekar (berziarah) di makam umum sekitar, di sini (makam raja) ramainya saat lebaran Idul Fitri hari kedua," tuturnya.

Saat 2 Syawal, lanjutnya, bisa dipastikan areal makam itu bakal dipadati oleh peziarah yang datang dari berbagai daerah, tak hanya yang berdomisili di Kabupaten Paser saja.

"Ini bisa sesak (saking ramainya) areal makam ini, kalau sudah lebaran Idul Fitri," imbuhnya.

Sudarmin mengaku, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir yang datang berziarah menalami penurunan, akibat dari Pandemi Covid-19 yang terus mewabah.

"Semenjak Covid yang berziarah di sini turun drastis, biasanya mereka yang datang, pengin belajar dan melihat silsilah raja," tuturnya.

Saat TribunKaltim.co berada di lokasi untuk menggali informasi, penjaga makam atau juru kunci di pemakaman Kesultanan Pasir Belengkong ini tidak berada di tempat.

Beberapa warga sekitar juga membenarkan bahwa memang sudah beberapa bulan tidak terlihat.

Berdasarkan laman website kemendikbud.go.id. Komplek Makam Raja Pasir Belengkong dibangun pada masa Sultan Adam Alamsyah bin Sultan Soeleman Alamsyah.

Pada komplek makam itu disemayamkan Sultan dan keluarganya.

Namun, ada beberapa raja yang dimakamkan di tempat berbeda.

Dan komplek Makam Raja Pasir Belengkong terdapat 28 buah makam kuno.

Sebagai catatan, berdasarkan tugu yang terpasang di areal makam, terdapat beberapa nama raja yang dikebumikan, di antaranya Aji Geger bin Aji Anom Singa Maulana yang dinobatkan menjadi sultan pertama dengan gelar Sultan Aji Moehamad Alamsyah, memerintah pada tahun 1705 hingga 1738 masehi.

Aji Ngara (Sultan kedua) bin Sultan Aji Moehamad Alamsyah dengan gelar Sultan Sepuh 1 Alamsyah, wafat 1181 Hijriah atau 1768 M, Aji Panji bin Ratu Agung bergelar Sultan Soeleman Alamsyah IV Sultan Abdurrahman Alamsyah wafat 1811 M.

Aji Sembilan bin Aji Moehamad Alamsyah atau bin Aji Geger Sultan ke V dengan gelar Sultan Ibrahim Alamsyah wafat 1815 M, Aji Karang bin Sultan Soeleman Alamsyah atau bin Aji Panji Sultan ke VI dengan gelar Sultan Mahmoedhan Alamsyah (1843).

Aji Adil bin Sultan Soeleman Alamsyah atau bin Aji Panji Sultan ke VII dengan gelar Sultan Adam Alamsyah (1853 M), Aji Timor Balan bin Sultan Adam Alamsyah dengan gelar Sultan ke IX Sultan Abdurrahman Alamsyah (1890 M), Pangeran Ratu bin Sultan Sepuh II Alamsyah Sultan ke XI dengan gelar Sultan Raja Besar.

Adapun makam anak raja atau Sultan Paser Kerajaan Sadurengas, yakni Ratu Agung bin Aji Moehamad Alamsyah, Aji Rinda bin Sultan Soeleman Alamsyah, Pangeran Burok bin Pangeran Ratu, Pangeran Dipati bin Sultan Adam (Aji Adil), Aji Ingga bin Sultan Soeleman Alamsyah, Aji Kemas bin Sultan Soeleman Alamsyah.

Sekadar diketahui, untuk di Desa Pasir Belengkong juga terdapat cagar budaya, yaitu Keraton Kesultanan Sadurengas atau kerap disebut Museum Sadurengas dan masih dalam areal yang sama, juga terdapat rumah ibadah tertua di Paser, yaitu Masjid Jami Nurul Ibadah yang dibangun sejak tahun 1851 silam.

Sumber :
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Wisata Religi di Makam Raja Pasir Belengkong akan Ramai Dikunjungi Peziarah saat Lebaran Hari Kedua, https://kaltim.tribunnews.com/2021/04/19/wisata-religi-di-makam-raja-pasir-belengkong-akan-ramai-dikunjungi-peziarah-saat-lebaran-kedua.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Rahmad Taufiq


Related Posts

Comments (1)

  • John Doe Reply

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nam viverra euismod odio, gravida pellentesque urna varius vitae, gravida pellentesque urna varius vitae. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nam viverra euismod odio, gravida pellentesque urna varius vitae. Sed dui lorem, adipiscing in adipiscing et, interdum nec metus. Mauris ultricies, justo eu convallis placerat, felis enim ornare nisi, vitae mattis nulla ante id dui.

    January 12, 2020 at 1:38 pm
    • John Doe Reply

      Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nam viverra euismod odio, gravida pellentesque urna varius vitae, gravida pellentesque urna varius vitae.

      January 12, 2020 at 1:38 pm
    • John Doe Reply

      Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nam viverra euismod odio, gravida pellentesque urna varius vitae, gravida pellentesque urna varius vitae.

      January 12, 2020 at 1:38 pm

Leave a comment